Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi pengetahuan mengenai dampak negatif jaringan komputer. Dimana pembahasan kita kali ini merupakan kelanjutan dari artikel sebelumnya mengenai manfaat jaringan komputer. Baiklah langsung saja simak artikel di bawah ini :

Melalui dunia internet atau disebit juga cyberspace, apapun dapat dilakukan. Dampak positif dari dunia maya ini tentu saja adalah menunjang kemajuan teknologi dunia dan menyediakan berbagai servis yang memberi kemudahan dan kecepatan transaksi Namun, dampak negatif pun tidak bisa dihindari. Dampak negatif dari jaringan komputer yang mungkin dirasakan oleh masyarakat, yaitu:
Kecemasan
Semakin maraknya cyber crime menyebabkan munculnya kecemasan apakah file penting/rahasia dalam komputer aman dari gangguan pihak tidak bertanggung jawab (maliciou users) yang muncul dapat mencuri, meng-copy dan menghapus data tersebut. Muncul juga kecemasan bahwa orang lain akan membaca, mengubah atau menghapus isi berita dari e-mail kita. Ketika melakukan transaksi melalui internet pun, ada kecemasan seseorang akan mencuri informasi dalam kartu kredit kita sehingga bisa menimbulkan kerugian. Kecemasan juga munul menyangkut keberadaan berbagai macam virus yang dapat merusak data yang kita simpan.
Keterasingan
Berbagai informasi tersedia di internet dan bisa dijalankan secara online sehingga orang bisa melakukan berbagai macam transaksi tanpa haru keluar dari ruangannya. Membayar pajak, membayar rekening koran, membeli buku, mentransfer uang, memesan tiket pesawat dan banyak transaksi lain dapat dilakukan secara online di internet. Orang tidak perlu laagi berjalan jauh atau antri untuk menyelesaikan urusannya.
Orang yang melakukan semuanya serba online tidak perlu lagi keluar rumah. Kondisi itu akan menyebabkan dia terasing dari lingkungan sekitarnya. Bagaimana tidak? Dia tidak perlu bertatap muka secara langsung dengan rekan bisnis, petugas bank, petugas pajak, dan lain-lain. Orang-orang yang berada di sekitar lingkungannya tentu saja tidak akan mengenalnya bila tidak pernah melakukan interaksi dengannya.
Golongan Miskin Informasi dan Minoritas
Internet memang menyediakan berbagai informasi dari berbagai negara di seluruh dunia. Tetapi, informasi dan berita-berita tersebut hanya terbatas yang ada di dalam website.
Orang yang terlalu asyik bekerja melalui jaringan komputer dan internet tanpa banyak berinteraksi dengan orang di sekitarnya akan menjadi “kaum minoritas” dalam lingkungan tersebut dan miskin informasi mengenai keadaan di sekelilingnya.
Individualitas
Individualitas merupakan salah satu dampak negatif yang terjadi karena adanya jaringan komputer dan internet. Seorang administrator jaringan yang memegang password jaringan di bawah pengawasannya menjadi individu yang penting dalam sistem haringan tersebut. Orang lain tidak boleh mengetahui password tersebut untuk menghindari jebolnya jaringan akibat ulah hacker dan cracker yang berhasil mendapatkan password tersebut.
Apabila terjadi kerusakan dalam sistem yang dipegangnya, hanya administrator jaringan tersebut yang dapat membuka akses untuk mengubah sistem. Orang lain yang akan melakukan akses harus memiliki izin dari administrator jaringan tersebut.
Tingkat Kompleksitas dan Kecepatan
Saat ini, internet berkembang sangat pesat dan mengalami perubahan tiap detiknya. Perubaha yang terjadi dalam utilitas dan service yang disediakan menyebabkan suatu program aplikasi, servis atau antivirus yang baru diinstalasi sudah harus segera di-update.
Internet menjadi sangat komplek dan mempunyai kecepatan perkembangan yang sangat fantastis. Muncul tuntutan untuk selalu meng-update antivirus kita agar jaringan komputer kita terlindung dari virus-virus baru yang mengancam. Kita juga harus selalu mempelajari program-program aplikasi terbaru agar tidak ketinggalan perkembangan teknologi internet.
Terlanggarnya Privasi
Tekologi internet memungkinkan akses yang melintasi batas negara, waktu dan tempat. Kejahatan yang dilakukan oleh para hacker dan cracker dapat berasal dari tempat mana pun di seluruh penjuru dunia. Hak privasi seseorang menjadi terlanggar karena cyber crime yang dilakukan oleh para hacker dan cracker yang lancang memasuki komputer orang lain tanpa izin untuk menyadap transmisi data, mencuri password dan ulah “nakal” lainnya.
Banyak sekali website di internet yang memberikan informasi tentang cara menembus jaringan (penetrated) dan mengelabui sistem pengamanannya (security compromised). Informasi tersebut tersedia dalam bentuk kumpulan program, utility dan dokumentasi.
Usaha penembusan jaringan komputer, meskipun tidak mengganggu sistem, tetap merupakan suatu kejahatan dan melanggar privasi orang lain.
Pengangguran dan Pemindahan Kerja
Penguasaan akan teknologi intranet dan internet menjadi sangat penting. Banyak lowongan pekerjaan yang mensyaratkan calon karyawannya untuk menguasai internet (internet literate). Persyaratan ini tentu saja menyebabkan pengangguran bagi calon tenaga kerja yang internet literate.
Tetapi sesungguhya, korelasi antara internet dan peningkatan angka pengangguran timbul karena bisnis dan transaksi yang berlangsung di internet tidak memerlukan banyak tenaga kerja. Transaksi yang berlangsung secara online biasanya dilaksanakan menggunakan program aplikasi yang berjalan secara otomatis dan hanya memerlukan beberapa administrator untuk menangani trafiknya.
Pemindahan kerja juga terjadi karena pekerjaan yang biasanya dikerjakan secara manual kini dikerakan dengan komputer. Karyawan yang tidak dapat mengikuti perkembangan ini akan mengalami pemindahan bagian atau tempat.
Kurangnya Tanggung Jawab Profesi
Internet memberi kita peluang untuk melakukan pekerjaan yang berhubungan dengannya dari berbagai tempat yang mempunyai akses internet. Kita dapat mengirimkan pekerjaan atau laporan hasil rapat melalui e-mail dan media lain yang tersedia di internet.
Sayangnya, kerja semacam itu tak bisa terhindarkan dari masalah kerusakan data. Kerusakan data dalam suatu jaringan intranet atau internet dapat terjadi karena faktor sistem dan bukan kesalahan manusia (human error). Oleh karena itu, kerusakan tersebut tentu saja tidak dapat ditimpakan pada seorang karyawan. Hal ini dapat menjadi alasan bagi seseorang yang melakukan kelalaian dalam bekerja dengan mengatakan bahwa sistem sedang mengalami kerusakan. Peristiwa tersebut merupakan contoh bahwa jaringan komputer dan internet dapat menyebaban berkurangnya tanggung jawab profesi.
Kaburnya Citra Manusia
Internet dapat menyebabkan kaburnya citra manusia. Identitas seorang penyebar informasi palsu secara berantai melalui e-mail di internet akan sulit diketahui dan dilacak. Penipuan juga mudah dilakukan terutama dalam forum diskusi karea peserta dapat memalsukan identitasnya. Saat melakukan chatting, kita juga dapat berpura-pura menjadi orang lain tanpa diketahui oleh teman chatting.
sumber: /gemakjruntul.wordpress.com/2016/04/01/dampak-negatif-jaringan-komputer/